JENDELAANALISIS.COM – BPJS Kesehatan terus memperkuat kolaborasi dengan pemerintah daerah dalam mendukung keberlangsungan Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN).
Komitmen tersebut ditunjukkan melalui audiensi Deputi Direksi Wilayah X BPJS Kesehatan, Mokhamad Cucu Zakaria, dengan Bupati Minahasa Selatan, Franky Wongkar, pada Kamis (16/7/2026).
Pertemuan ini menjadi bagian dari upaya memperkuat sinergi penyelenggaraan Program JKN yang merupakan implementasi Asta Cita Presiden Republik Indonesia sekaligus Program Strategis Nasional untuk mewujudkan perlindungan kesehatan bagi seluruh masyarakat Indonesia.
Dalam audiensi tersebut, kedua pihak membahas langkah-langkah strategis untuk memperluas akses layanan kesehatan serta memastikan kepesertaan JKN masyarakat tetap aktif agar manfaat program dapat dirasakan secara berkelanjutan.
Mokhamad Cucu Zakaria menjelaskan pentingnya pendaftaran anggota keluarga tambahan bagi Aparatur Sipil Negara (ASN) daerah, seperti orang tua, mertua, anak keempat dan seterusnya, serta anggota keluarga lain yang dapat didaftarkan sesuai ketentuan Program JKN.
Menurutnya, langkah ini akan meningkatkan perlindungan kesehatan bagi keluarga ASN sekaligus memperluas cakupan kepesertaan JKN di Kabupaten Minahasa Selatan.
Selain itu, BPJS Kesehatan juga mendorong Pemerintah Kabupaten Minahasa Selatan untuk mengadvokasi badan usaha agar berpartisipasi melalui program Corporate Social Responsibility (CSR) dalam membantu penjaminan kesehatan masyarakat yang belum memiliki jaminan kesehatan.
Keterlibatan dunia usaha dinilai dapat memperkuat perlindungan kesehatan masyarakat sekaligus meningkatkan cakupan kepesertaan JKN.
Bupati Minahasa Selatan, Franky Wongkar, menyambut baik berbagai usulan tersebut dan menegaskan komitmen pemerintah daerah untuk terus mendukung keberlangsungan Program JKN.
Pemerintah Kabupaten Minahasa Selatan akan terus bersinergi dengan BPJS Kesehatan dalam menjaga kepesertaan masyarakat tetap aktif serta menghadirkan layanan kesehatan yang mudah diakses, cepat, dan berkualitas.
Melalui kolaborasi antara pemerintah daerah, BPJS Kesehatan, dan dunia usaha, diharapkan penyelenggaraan Program JKN di Kabupaten Minahasa Selatan semakin optimal.
Sinergi ini menjadi langkah nyata dalam memperkuat pembangunan sektor kesehatan serta mewujudkan masyarakat Minahasa Selatan yang sehat, produktif, dan sejahtera.(ONK)






