JENDELAANALISIS.COM — Arah pembangunan Kabupaten Minahasa tahun 2027 mulai dipetakan. Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Minahasa menggelar Rapat Paripurna penyampaian Rancangan Kebijakan Umum Anggaran (KUA) dan Rancangan Prioritas dan Plafon Anggaran Sementara (PPAS) Tahun Anggaran 2027, Selasa (28/7/2026), di Ruang Sidang DPRD Minahasa.
Rapat paripurna dipimpin Ketua DPRD Minahasa Franky Wolayan, didampingi Wakil Ketua I Putri Pontororing dan Wakil Ketua II Adri Kamasi.
Hadir dalam agenda tersebut Bupati Minahasa Robby Dondokambey, Wakil Bupati Vanda Sarundajang, Sekretaris Daerah Lynda Watania, unsur Forkopimda, anggota DPRD, serta jajaran instansi vertikal.
Dalam sambutannya, Franky Wolayan menyampaikan apresiasi atas kehadiran jajaran Pemerintah Kabupaten Minahasa dan Forkopimda dalam agenda strategis pembahasan arah kebijakan anggaran daerah.
Sementara itu, Bupati Robby Dondokambey menegaskan bahwa penyusunan KUA dan PPAS 2027 bukan sekadar tahapan administratif, melainkan bagian penting dalam menentukan arah pembangunan dan kebijakan fiskal daerah.
Menurut Robby, dokumen KUA-PPAS menjadi pijakan dalam menyusun program dan kegiatan pembangunan Kabupaten Minahasa pada tahun anggaran mendatang.
“Kebersamaan ini adalah nafas pembangunan, dan kerja sama antara legislatif dan eksekutif adalah pijakan kokoh untuk mengantar Minahasa menuju masa depan yang lebih maju dan sejahtera,” ujar Bupati.
Pendapatan Daerah Diproyeksikan Rp1,038 Triliun. Dalam rancangan KUA dan PPAS APBD Minahasa Tahun Anggaran 2027, pendapatan daerah dirancang sebesar Rp1.038.816.383.493.
Angka tersebut menjadi salah satu gambaran awal kapasitas fiskal daerah dalam menopang berbagai agenda pembangunan pada 2027.
Bupati mengatakan, tahun 2027 diarahkan sebagai momentum penguatan dan akselerasi pembangunan, dengan fokus pada implementasi visi Pemerintah Kabupaten Minahasa, yakni “Minahasa Daerah Pariwisata yang Maju dan Sejahtera.”
Karena itu, pembahasan bersama antara eksekutif dan legislatif dinilai menjadi bagian penting untuk memastikan setiap kebijakan anggaran memiliki arah yang jelas dan mampu menjawab kebutuhan masyarakat.
Robby pun meminta dukungan konstruktif DPRD Minahasa agar rancangan tersebut dapat dibahas, disempurnakan, hingga ditetapkan sesuai jadwal.
“Dengan penuh kerendahan hati, saya mengharapkan dukungan konstruktif, masukan, serta kerja sama yang harmonis dari seluruh pimpinan dan anggota DPRD Kabupaten Minahasa agar rancangan ini dapat dibahas, disempurnakan, dan ditetapkan tepat waktu,” pungkasnya.
Rapat paripurna turut dihadiri para Asisten, Staf Ahli, Inspektur, Sekretaris DPRD, kepala badan, kepala dinas, kepala satuan, Direktur RSUD, Direktur PDAM, serta para kepala bagian di lingkungan Pemerintah Kabupaten Minahasa.
Tahapan KUA-PPAS 2027 kini menjadi salah satu titik penting untuk menguji seberapa kuat sinergi eksekutif dan legislatif dalam menerjemahkan visi pembangunan ke dalam kebijakan anggaran yang benar-benar menyentuh kepentingan masyarakat.(ONK)












