JENDELAANALISIS.COM– Warga Desa Toulimembet, Kecamatan Kakas, Kabupaten Minahasa, digemparkan dengan penemuan kerangka manusia di sebuah gubuk yang berada di kawasan perkebunan yang dikenal dengan nama Blok, Selasa (11/8/2026).
Penemuan tersebut berawal dari informasi warga yang kemudian ditindaklanjuti Kapolsek Kakas IPDA Daniel Pangau, S.H. bersama personel Polsek Kakas, Tim Inafis, Unit Jatanras, serta Pemerintah Desa Toulimembet dengan mendatangi lokasi dan melakukan pemeriksaan di tempat kejadian perkara (TKP).
Dari pemeriksaan awal, petugas menemukan kerangka manusia yang masih mengenakan pakaian dan berada di dalam salah satu gubuk perkebunan dalam posisi menyamping. Sejumlah bagian kerangka juga ditemukan telah terpisah dari rangka lainnya.
Sisko Walintukan menjelaskan, sekitar pukul 14.00 WITA, dirinya bersama ayahnya, Hence Walintukan, pergi ke kebun milik mertuanya, Harly Sangkoy, untuk membersihkan kebun cengkih. Saat memasuki gubuk, keduanya dikejutkan dengan keberadaan kerangka manusia.
Keduanya kemudian kembali ke kampung dan melaporkan penemuan tersebut kepada pihak terkait.
Sementara Harly Sangkoy diketahui terakhir kali mendatangi lokasi perkebunan tersebut pada Februari 2025 dan mengaku tidak mengetahui identitas kerangka yang ditemukan.
Hukum Tua Desa Toulimembet, Mariani Badi, mengatakan hingga saat ini belum ada laporan dari masyarakat mengenai warga setempat yang dinyatakan hilang.
Menindaklanjuti temuan tersebut, aparat kepolisian bersama pihak terkait telah melakukan olah TKP, dokumentasi lokasi, serta mengumpulkan informasi bersama Pemerintah Kecamatan Kakas untuk menelusuri kemungkinan adanya laporan orang hilang.
Polsek Kakas juga berkoordinasi dengan polsek terdekat terkait penemuan tersebut.
Kerangka kemudian diserahkan kepada Unit Inafis untuk dilakukan rekonstruksi terhadap bagian-bagian kerangka serta pencarian dan pencocokan data yang dapat membantu proses identifikasi.
Pihak kepolisian mengimbau masyarakat yang merasa memiliki anggota keluarga yang hilang agar segera melaporkannya kepada Polres Minahasa.
Informasi tersebut diharapkan dapat membantu proses pencocokan data dan identifikasi.
Hingga berita ini diterbitkan, identitas kerangka maupun penyebab kematian masih dalam proses penyelidikan dan identifikasi oleh pihak kepolisian.
Masyarakat diimbau tidak berspekulasi dan menyerahkan sepenuhnya proses penyelidikan kepada aparat berwenang.(ONK)












