TONDANO, JENDELAANALISIS.COM – Keluarga besar SMP Negeri 1 Tondano menggelar Ibadah Syukur atas berbagai prestasi yang berhasil diraih dalam rangka peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia tingkat Kabupaten Minahasa.

Ibadah syukur tersebut dipimpin oleh Pnt. Recky J. Montong, M.Th, selaku Wakil Ketua BPMS bidang Informatika Sinode, dengan pembacaan Firman Tuhan dari Kitab Hakim-hakim 6:1-16. Ibadah dilaksanakan di Gereja Sentrum Tondano.
Dalam khotbahnya, Pnt. Recky J. Montong menyampaikan pesan tentang bagaimana Tuhan dapat memakai sesuatu yang sederhana untuk menghasilkan hal-hal yang luar biasa. Menurutnya, ketika manusia mau bekerja sama dan berjalan bersama Tuhan, keterbatasan bukanlah penghalang untuk mencapai sesuatu yang besar.
Ia mencontohkan sejumlah kisah dalam Alkitab, termasuk bagaimana Tuhan memakai hal-hal sederhana dalam karya keselamatan-Nya. “Dari setiap sudut pandang yang berbeda, kita dapat melihat pesan Tuhan. Ketika manusia bekerja sama dengan Tuhan, sesuatu yang biasa dapat menjadi luar biasa,” ungkapnya.
Ia juga mengingatkan para siswa agar tidak menunggu memiliki kekayaan atau kelebihan untuk dapat memberi kepada sesama. “Jangan menunggu kaya raya untuk memberikan kepada sesama. Berikanlah apa yang ada padamu dan berikan hatimu untuk Tuhan,” pesannya.
Pnt. Recky turut memberikan motivasi kepada para siswa SMP Negeri 1 Tondano untuk tidak pernah memandang rendah posisi dan keadaan mereka saat ini.
Dulu torang nda pernah berpikir bisa ada di mimbar ini. Dulu duduk di belakang. Saya berharap satu di antara saudara sekalian akan menjadi pemimpin di masa yang akan datang, tuturnya memberi semangat.
Sementara itu, Kepala SMP Negeri 1 Tondano, Melky Palilingan, S.Pd., M.Pd, dalam sambutannya menyampaikan kesaksian pribadi tentang kebaikan Tuhan dalam perjalanan hidupnya.
Ia mengungkapkan bahwa dirinya terlahir dari keluarga sederhana dan dibesarkan dalam keadaan yang penuh keterbatasan. Namun, melalui kesetiaan kepada Tuhan dan pendidikan, ia akhirnya mendapat kepercayaan untuk memimpin SMP Negeri 1 Tondano.
“Saya ingin bersaksi tentang kebaikan Tuhan. Saya terlahir dari orang tua yang tidak mampu dan dibesarkan dalam keadaan tidak berkecukupan. Namun karena kesetiaan kepada Tuhan, saya bisa berdiri di sini lewat sebuah kepercayaan sebagai Kepala Sekolah di SMP Negeri 1 Tondano,” ujar Palilingan.
Ia menegaskan bahwa kepercayaan yang diberikan Tuhan harus dijaga dan dijalankan dengan penuh tanggung jawab. “Kami tidak mau mencederai kepercayaan yang Tuhan berikan,” tegasnya.
Menurut Palilingan, pendidikan merupakan jalan penting untuk mengubah masa depan. Ia mendorong seluruh peserta didik agar tidak menyia-nyiakan kesempatan bersekolah dan terus berjuang menggapai cita-cita.
“Hanya dengan bersekolah kita bisa memberi. Hanya dengan pendidikan kita bisa mengubah masa depan. Kemiskinan dan kesulitan hidup jangan menjadi alasan untuk menyerah, tetapi harus menjadi motivasi untuk terus berjuang,” katanya. Palilingan juga bersyukur karena melalui pendidikan, Tuhan memberikan kecerdasan dan hikmat yang membuka banyak kesempatan dalam hidupnya.
“Puji Tuhan, karena bersekolah Tuhan memberikan kecerdasan dan hikmat. Dari ujung timur sampai barat, dari Maluku sampai Papua, saya sudah berkesempatan mengelilingi Indonesia secara gratis. Ini semua karena sekolah,” ungkapnya.
Menutup sambutannya, Melky Palilingan memberikan motivasi kepada seluruh siswa SMP Negeri 1 Tondano agar terus tekun dan giat belajar. Saya mendorong adik-adik sekalian untuk tekun dan giat belajar demi menggapai masa depan yang cemerlang, pungkasnya.
Ibadah syukur tersebut menjadi momentum bagi keluarga besar SMP Negeri 1 Tondano untuk tidak hanya merayakan berbagai prestasi yang telah diraih pada peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan RI, tetapi juga memperkuat iman, rasa syukur, serta semangat untuk terus berprestasi dan memberikan yang terbaik bagi sekolah, daerah, bangsa dan negara. (ONK).












