banner 728x90

Pemkab Minahasa Gelar Upacara Hari Lahir Pancasila 2026, Teguhkan Semangat Persatuan dan Perdamaian Dunia

banner 728x90

JENDELAANALISIS.COM – Pemerintah Kabupaten Minahasa menggelar Upacara Bendera dalam rangka memperingati Hari Lahir Pancasila, Senin (1/6/2026) di Lapangan God Bless Sam Ratulangi Tondano.

Kegiatan ini dihadiri juga, Wakil Bupati Minahasa Vanda Sarundajang, S.S, Sekretaris Daerah Kabupaten Minahasa Dr. Lynda D. Watania, M.M, M.Si, Ketua TP-PKK Ny. Martina W. Dondokambey-Lengkong, SE, FORKOPIMDA, FKUB, BKSAUA, para Asisten, Staf Ahli Bupati, Inspektur Daerah, Ketua DPRD, Kepala Badan, Kepala Dinas, Direktur RSUD, Direktur PDAM, para Kepala Bagian, Camat se-Kabupaten Minahasa, serta seluruh Aparatur Sipil Negara di lingkungan Pemerintah Kabupaten Minahasa.

Example 300x600

Dalam amanat Bupati Robby Dondokambey menyampaikan, peringatan Hari Lahir Pancasila bukan sekadar agenda tahunan, tetapi menjadi momentum refleksi untuk memastikan nilai-nilai Pancasila tetap hidup dan menyala dalam jiwa seluruh rakyat Indonesia.

“Pancasila adalah pondasi kedamaian dunia. Nilai-nilai luhur Pancasila tidak hanya relevan menjaga keutuhan bangsa Indonesia, tetapi juga menjadi jawaban bagi terciptanya perdamaian dunia yang abadi,” jelasnya.

Disampaikan pula bahwa di tengah dunia yang penuh ketidakpastian dan ancaman perpecahan, Indonesia tetap berdiri kokoh sebagai bangsa besar yang mampu mempersatukan keberagaman suku, budaya, dan agama dalam semangat kebangsaan.

“Pancasila adalah bintang penuntun dan jangkar moral bangsa dalam menghadapi tantangan global maupun nasional,” ungkap Bupati RD.

Lanjut nya, Pemerintah Indonesia juga dinilai terus menunjukkan peran aktif dalam menjaga perdamaian dunia, sesuai amanat Pembukaan Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945, yakni ikut melaksanakan ketertiban dunia yang berdasarkan kemerdekaan, perdamaian abadi, dan keadilan sosial.

Kontribusi pasukan perdamaian Indonesia di bawah bendera Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB), peran dalam mediasi konflik regional, serta konsistensi menyuarakan keadilan bagi bangsa-bangsa tertindas disebut sebagai implementasi nyata sila kedua Pancasila, yakni kemanusiaan yang adil dan beradab. Tegasnya.

Dalam kesempatan itu juga disampaikan ajakan kepada seluruh elemen bangsa, khususnya generasi muda, agar terus menjaga dan mengamalkan Pancasila sebagai ideologi hidup bangsa serta menolak berbagai bentuk radikalisme dan perpecahan yang dapat merusak harmonisasi kebangsaan.

“Mari kita teguhkan kembali komitmen kebangsaan. Mari kita tunjukkan kepada dunia bahwa Indonesia adalah bangsa besar yang menjunjung tinggi persatuan, keberagaman, dan nilai-nilai kemanusiaan,” tutup Bupati RD.

Upacara ditutup dengan seruan “Selamat Hari Lahir Pancasila, Jayalah Indonesia, Merdeka!” yang menggema penuh semangat nasionalisme.(ONK)

banner 325x300
banner 120x600