MINAHASA, JENDELAANALISIS.COM — Pemerintahan yang bersih, transparan, dan akuntabel terus menjadi perhatian Pemerintah Kabupaten Minahasa. Di bawah kepemimpinan Bupati Minahasa Dr. Robby Dondokambey, S.Si., M.AP., bersama Wakil Bupati Vanda Sarundajang, SS., M.AP., penguatan tata kelola pemerintahan diarahkan untuk memastikan setiap kebijakan dan pelayanan benar-benar berpihak pada kepentingan masyarakat.

Komitmen tersebut ditegaskan Sekretaris Daerah Kabupaten Minahasa, Dr. Lynda D. Watania, MM., M.Si., yang menekankan pentingnya membangun budaya antikorupsi secara menyeluruh di lingkungan pemerintahan.
Menurutnya, semangat pencegahan dan pemberantasan korupsi tidak boleh hanya menjadi slogan, tetapi harus diwujudkan melalui perilaku dan sistem kerja yang berintegritas di setiap tingkatan pemerintahan.
Gerakan antikorupsi, lanjut Sekda, harus menjangkau seluruh lini, mulai dari Sekretariat Daerah, Organisasi Perangkat Daerah (OPD), kecamatan, kelurahan hingga desa.
Para camat, lurah dan hukum tua memiliki peran penting dalam memastikan nilai-nilai integritas diterapkan dalam penyelenggaraan pemerintahan dan pelayanan kepada masyarakat.
Demikian pula sektor pelayanan dasar seperti sekolah, rumah sakit, puskesmas hingga PDAM dituntut untuk mengedepankan transparansi, profesionalisme dan akuntabilitas.
“Reformasi birokrasi tidak boleh berhenti pada dokumen atau pencanangan zona integritas di atas kertas. Yang paling penting adalah bagaimana masyarakat benar-benar merasakan perubahan dalam pelayanan,” tegas Lynda.
Ia menambahkan, birokrasi harus mampu memberikan pelayanan yang cepat, terbuka, objektif dan bebas dari praktik penyimpangan. Dengan demikian, kehadiran pemerintah dapat dirasakan secara nyata oleh masyarakat.
Penguatan tata kelola pemerintahan yang bersih juga menjadi bagian penting dalam menjaga kepercayaan publik.
Pemerintah daerah tidak hanya dituntut menghasilkan pembangunan secara fisik, tetapi juga memastikan seluruh proses pembangunan berlangsung secara adil, transparan dan dapat dipertanggungjawabkan.
Semangat membangun Minahasa tanpa korupsi pada akhirnya diarahkan pada satu tujuan utama, yakni menghadirkan pemerintahan yang dipercaya masyarakat serta pembangunan yang memberikan manfaat seluas-luasnya bagi seluruh warga.
Dengan birokrasi yang berintegritas dari tingkat kabupaten hingga desa dan kelurahan, Kabupaten Minahasa diharapkan semakin kuat dalam mewujudkan pemerintahan yang bersih sekaligus mempercepat terwujudnya kesejahteraan masyarakat di Tanah Toar Lumimuut.(ONK)












